Home Fantastic Mentor and Where to Find Them
Post
Cancel

Fantastic Mentor and Where to Find Them

Menurutku, tujuan awal berkarir adalah cari mentor, bukan gaji fantastis sampai 217T *eh.

Di bulan mei ini aku mau nulis bebas mengenai apapun yang ada di pikiranku, apa yang sedang aku pelajari, dan apa yang bisa aku share untuk pembaca. Targetnya membiasakan nulis 30 menit tiap hari di blog ini sebagai bahan refleksi dan latihan untuk menulis

Kenapa cari mentor?

Banyak dari kita sepakat kalau awal karir adalah waktunya kita untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Ilmu tentang bagaimana kita bekerja, bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain, bagaimana kita mengelola waktu, dan bagaimana kita melakukan hal-hal teknis yang tidak kita dapat di sekolah maupun kampus.

Mentor adalah orang yang bisa membimbing kita dalam hal-hal tersebut. Mentor adalah orang yang sudah berpengalaman dalam bidangnya, dan bisa memberikan kita masukan yang objektif dan kritis. Mentor juga bisa memberikan kita arahan dan jalan yang harus kita ambil dalam karir kita.

Mentor dalam karir bisa berasal dari rekan kerja, senior dev, manager, CTO, CEO dan lain sebagainya. Bahkan OB pun bisa menjadi mentor bagaimana ia bisa berinteraksi dengan banyak orang.

Salah satu alasan kenapa kita harus mencari mentor adalah kita bisa belajar dari pengalaman orang lain. Kita bisa belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan oleh mentor kita, sehingga kita tidak perlu mengulanginya lagi. Kita juga bisa belajar dari keberhasilan yang pernah diraih oleh mentor kita, sehingga kita bisa menirunya. Istilahnya menyingkat waktu.

Selain itu, mentor juga bisa memberikan kita arahan dan jalan yang harus kita ambil dalam karir kita. Mentor bisa memberikan kita masukan yang objektif dan kritis, sehingga kita bisa melihat kekurangan dan kelebihan kita dari sudut pandang yang berbeda.

Mentor juga bisa membantu kita dalam membangun jaringan dan hubungan yang baik dengan orang lain. Memperluas jaringan dan hubungan kita dengan orang lain, sehingga kita bisa mendapatkan kesempatan dan peluang yang lebih besar dalam karir kita.

Namun, yang jadi pertanyaan adalah seperti pada judul film di bawah ini,

Fantastic Mentor and Where to Find Them

banner

Gimana cara cari mentor?

Dalam pengalaman pribadiku, cara pertama untuk mencari mentor dalam karir adalah memilih mentor yang sesuai dengan bidang kita. Misalnya, jika kita bekerja di bidang IT, maka kita bisa mencari mentor yang berpengalaman dalam bidang IT. Mentor yang berpengalaman dalam bidang IT bisa memberikan kita masukan yang objektif dan kritis, sehingga kita bisa melihat kekurangan dan kelebihan kita dari sudut pandang yang berbeda.

Ada beberapa checklist yang bisa membantu kamu dalam memilih mentor menurut pengalaman pribadiku:

  • ✅ Pilih perusahaan awal yang bagus untuk bekerja
  • ✅ Pelajari siapa saja orang di dalamnya melalui Linkedin
  • ✅ Pelajari project - project yang sedang dikerjakan
  • ✅ Lihat siapa aja orang yang posibble untuk kita jadikan mentor
  • ✅ Review dari kenalan / orang lain yang sudah bekerja di perusahaan tersebut

Jaman sekarang kita sudah bisa dipermudah dengan berbagai website yang dijadikan rujukan untuk mencari checklist - checklist di atas. Misalnya, kita ingin melihat review perusahaan bisa melalui Glassdoor, atau kita ingin melihat siapa saja orang yang bekerja di perusahaan tersebut bisa melalui Linkedin.

Selain melalui website, kita juga bisa mencari mentor melalui event - event bidang yang kita ikuti. Kebetulan aku aktif di komunitas IT, jadi aku bisa mencari mentor melalui event - event IT yang aku ikuti. Ajak ngobrol pembicara ketika ada sesi networking. Sudahlah, kesampingkan dulu entah kamu introvert atau extrovert, karena pembicara justru seneng kalau ada yang nyimak materinya.

Ketika kamu sudah menemukan mentor yang sesuai dengan bidang kita, maka kita bisa meminta bantuan mentor tersebut untuk membimbing kita dalam karir kita. Sebagai anak didik yang baik, kita jangan terlalu ngebet untuk minta bimbingan, let it flow aja, tapi kita harus bisa menunjukkan bahwa kita serius dalam belajar.

Mentor yang baik biasanya adalah mereka yang mau meluangkan waktu untuk mengajari anak didiknya dan memberikan masukan yang objektif dan kritis. Jadi, jangan ragu untuk bertanya dan meminta bantuan mentor dalam karir kita.

Mentoring gratis dan berbayar

Mentor di kantor merupakan salah satu opsi mentor gratis yang bisa kamu ajak sebagai kenalan baru untuk menjalin hubungan baik di masa depan. Tapi, tidak semua orang beruntung mendapatkan mentor di kantor.

Kalau kamu tidak menemukan mentor di kantor / dalam karir, kamu bisa mencari mentor di website khusus konsultasi dengan para expert. Ada yang gratis dan berbayar, tergantung kebutuhan kamu.

Sesi mentoring biasanya dilakukan secara online, jadi kamu bisa mengikuti sesi mentoring dari mana saja. Kamu bisa bertanya langsung kepada mentor tentang hal-hal yang ingin kamu pelajari, dan mentor akan memberikan jawaban yang objektif dan kritis.

Sesi 1-on-1 mentoring biasanya berlangsung selama 1 jam, dan kamu bisa bertanya sebanyak-banyaknya selama sesi mentoring berlangsung.

Sesi mentoring != sesi keluh kesah. Jadi, pastikan kamu sudah menyiapkan pertanyaan yang ingin kamu tanyakan kepada mentor sebelum sesi mentoring dimulai. Jangan lupa untuk mencatat jawaban yang diberikan oleh mentor, sehingga kamu bisa mempelajarinya lebih lanjut setelah sesi mentoring berakhir. Dan yang paling penting, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada mentor atas bantuan dan masukannya.

Ada beberapa website yang bisa kamu manfaatkan untuk mencari mentor dalam karir, diantaranya adalah:

Kalau ada yang mau nambahin, silakan komen di bawah ya.

Template untuk bertanya ke calon mentor

Kalau kamu mau mencari mentor yang gratis, kamu bisa menghubungi mentor tersebut melalui channel media sosial yang mereka miliki.

Sebenarnya tidak ada template yang baku untuk bertanya ke seseorang untuk dijadikan calon mentor, tapi aku punya beberapa template yang bisa kamu gunakan sebagai referensi.

Kamu bisa menyesuaikan template tersebut dengan situasi dan kondisi yang kamu hadapi. Template ini bisa kamu gunakan di email, Linkedin, atau saat bertemu langsung dengan calon mentor.

Template 1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Halo [Nama Mentor],

Saya melihat profil LinkedIn Anda dan terkesan dengan pengalaman dan keahlian Anda dalam bidang programming. Saya sangat tertarik untuk belajar lebih banyak dalam bidang ini dan akan sangat menghargai bantuan Anda sebagai mentor. Saya telah belajar [xxx] dan [xxx] dan ingin memperdalam pengetahuan saya dalam bidang ini.

Apakah Anda bersedia untuk menjadi mentor saya? Saya siap berkomitmen sepenuhnya untuk belajar dan berkembang di bawah bimbingan Anda.

Terima kasih atas pertimbangannya.

Hormat saya,
[Nama Kamu]

Template 2

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Halo [Nama Mentor],

Saya baru dalam dunia programming dan sangat tertarik untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan saya. Saya percaya bahwa memiliki seorang mentor akan sangat membantu dalam perjalanan pengembangan saya.

Apakah Anda bersedia menjadi mentor saya? Saya sangat menghargai kesempatan untuk belajar dari pengalaman Anda. Saya berkomitmen untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dan memanfaatkan waktu dan pengetahuan Anda dengan bijaksana.

Terima kasih atas pertimbangan Anda. Saya sangat berharap dapat bekerja bersama Anda.

Salam,
[Nama Kamu]

Challenge

Coba tantang diri kamu untuk mulai mencari mentor, tidak perlu banyak karena kualitas lebih penting daripada kuantitas. Jangan lupa untuk memilih mentor yang sesuai dengan bidang kita dan meminta bantuan mentor tersebut untuk membimbing kita dalam karir kita.

Dalam 1 bulan ini, temukan 1 mentor di bidang yang ingin kamu dalami atau kemampuan yang ingin kamu tingkatkan. Jangan lupa untuk meminta bantuan mentor tersebut untuk membimbing kita dalam karir kita.

Aku berusaha untuk menulis artikel ini dengan bahasa yang mudah dipahami dan tidak terlalu panjang. Semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam mencari mentor dalam karir. Jangan ragu untuk bertanya jika ada yang kurang jelas.

This post is licensed under CC BY 4.0 by the author.

Aku merasa terlambat

-